Dolar Tergelincir Di Tengah Perdagangan yang Tipis, Jelang Data CPI

Dolar melemah terhadap sebagian besar negara-negara Kelompok 10 pada hari Senin (12/2) di tengah volume perdagangan yang tipis menjelang data inflasi AS pada hari Selasa. Sebagian besar pasar di Asia tutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Indeks Dolar Bloomberg Spot tergelincir 0,1% di perdagangan Asia sementara pasar Treasury ditutup untuk liburan di Jepang. Pergerakan ini mungkin diperburuk di perdagangan Asia karena pasar termasuk Singapura, Hong Kong, dan China daratan ditutup.

Dolar kemungkinan akan berkonsolidasi minggu ini karena data inflasi AS pada hari Selasa mungkin konsisten dengan target Federal Reserve, tulis ahli strategi Commonwealth Bank of Australia yang dipimpin oleh Joseph Capurso dalam sebuah catatan.

“Namun, mengingat komentar anggota FOMC, mereka menginginkan lebih banyak bukti bahwa inflasi akan tetap mendekati target 2%/tahun sebelum mereka mempertimbangkan penurunan suku bunga. Inflasi yang terus-menerus mendekati target dan/atau melemahnya pasar tenaga kerja akan memberikan bukti tersebut kepada FOMC”.

Pasangan AUD/USD sedikit berubah di 0,6525.

Pasangan USD/JPY turun 0,1% pada 149,21. (Arl)

Sumber : Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.