Indeks saham S&P 500 naik pada Rabu (5/6) karena Nvidia menyentuh rekor memimpin saham-saham teknologi utama lebih tinggi. Data pasar tenaga kerja yang lemah juga memberi investor harapan bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunganya pada akhir tahun ini.
Indeks pasar luas diperdagangkan 0,7% lebih tinggi, sedangkan Nasdaq Composite menguat 1,3%. Dow Jones Industrial Average bertambah 69 poin, atau 0,1%.
Data penggajian swasta dari ADP menunjukkan perekrutan pekerja melambat menjadi 152.000 pekerjaan pada bulan lalu, jauh di bawah perkiraan ekonom yang disurvei oleh Dow Jones yaitu 175.000. Data tersebut merupakan tanda terbaru kelemahan pasar tenaga kerja yang diharapkan investor akan memberikan cukup bukti bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga acuan.
Kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga dana fed fund saat ini sebesar 5,25%-5,50% pada bulan September meningkat, berdasarkan kontrak berjangka yang diperdagangkan di CME.
Pedagang juga mempertimbangkan data aktivitas di sektor jasa. Indeks manajer pembelian yang melacak layanan bisnis naik lebih dari yang diharapkan menjadi 53,8 dibandingkan dengan perkiraan dari Dow Jones yang memperkirakan 50,7. Perhatian akan beralih ke angka klaim pengangguran mingguan pada hari Kamis dan laporan pekerjaan bulan Mei yang sangat penting pada hari Jumat.
Saham Nvidia naik 3% pada hari ini, sehingga menempatkan produsen chip tersebut dalam kisaran nilai pasar $3 triliun.
Saham terakhir diperdagangkan pada harga sekitar $1,199 dan kapitalisasi pasar sekitar $2,95 triliun. Perusahaan secara resmi ditutup di atas level $2 triliun pada bulan Maret setelah menguji pencapaian tersebut pada akhir Februari.(yds)
Sumber: CNBC
