Emas Tergelincir Jelang Risalah Rapat The Fed

Harga emas tergelincir pada Rabu (22/5) karena investor menunggu risalah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve guna mendapatkan pandangan lebih lanjut mengenai batas waktu penurunan suku bunga.

Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi $2,413.99 per ons, pada pukul 08.38 GMT. Harga telah menyentuh rekor tertinggi $2,449.89 pada hari Senin.

Untuk emas berjangka AS turun 0,4% menjadi $2,417.50.

Sementara Ole Hansen, ayng merupakan kepala strategi komoditas di Saxo Bank mengatakan, “emas baru saja berkonsolidasi pasca kenaikan besar. Dalam jangka pendek, emas berpotensi tidak bisa naik lebih tinggi tanpa dukungan tambahan dari dolar dengan fokus pada prospek penurunan suku bunga. Namun, pasar ini sangat kuat dan mentalitas beli saat turun masih ada”.

Risalah pertemuan kebijakan The Fed bulan Mei akan dirilis pada pukul 18.00 GMT.

Akhir-akhir ini, data ekonomi menunjukkan tren penurunan inflasi, namun pembuat kebijakan bank sentral AS mengatakan pada hari Selasa bahwa The Fed harus menunggu beberapa bulan lagi guna memastikan bahwa inflasi benar-benar kembali ke target 2% sebelum memangkas suku bunga.

Emas batangan dikenal sebagai lindung nilai inflasi, namun biaya peluang untuk memegang aset tanpa bunga ini meningkat seiring dengan kenaikan suku bunga.

Harga perak di pasar spot turun 0,8% menjadi $31,70 pasca menyentuh level tertinggi dalam lebih dari 11 tahun pada hari Senin.

Platinum naik 0,7% menjadi $1,053.45 dan paladium turun 1,1% menjadi $1,014.75.(yds)

Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.