Minyak Turun Saat Kekhawatiran Permintaan Melebihi Pasokan Timur Tengah

Harga minyak melanjutkan penurunannya pada Rabu (17/4) karena kekhawatiran terhadap permintaan global akibat lemahnya momentum ekonomi di Tiongkok serta kemungkinan peningkatan stok komersial AS melebihi kekhawatiran pasokan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Minyak Brent berjangka untuk bulan Juni turun 40 sen, atau 0,44%, menjadi $89,62 per barel pada pukul 06.32 GMT, sementara minyak mentah berjangka AS untuk bulan Mei turun 48 sen, atau 0,56%, menjadi $84,88 per barel.

Harga minyak telah melemah sepanjang pekan ini karena hambatan ekonomi menekan sentimen investor, membatasi keuntungan dari ketegangan geopolitik, dan pasar mengamati bagaimana Israel mungkin menanggapi serangan Iran pada akhir pekan.

Di Tiongkok, negara importir minyak terbesar di dunia, perekonomian tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal pertama, namun beberapa indikator bulan Maret, termasuk investasi properti, penjualan ritel dan output industri, menunjukkan bahwa permintaan dalam negeri masih lemah, sehingga membebani momentum secara keseluruhan.

Sementara persediaan minyak mentah AS pekan lalu naik lebih besar dari perkiraan para analis yang disurvei oleh Reuters, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada hari Selasa. Data resmi dari Administrasi Informasi Energi, badan statistik Departemen Energi AS, akan dirilis pada hari Rabu pukul 10:30 (1430 GMT).

Di Timur Tengah, pertemuan ketiga kabinet perang Israel yang dijadwalkan pada hari Selasa untuk memutuskan tanggapan terhadap serangan langsung pertama Iran ditunda hingga hari Rabu, karena sekutu Barat mempertimbangkan sanksi baru yang cepat terhadap Teheran untuk membantu mencegah Israel melakukan eskalasi besar-besaran.(yds)

Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.