Dolar Jeda Kenaikan Saat Pasar Bersiap Menghadapi Data Inflasi AS dan Keputusan Fed

Dolar stabil pada hari Rabu (12/6) setelah mencapai level tertinggi dalam empat minggu terhadap mata uang sejenis pada hari sebelumnya karena para pelaku pasar menunggu data inflasi utama AS dan keputusan kebijakan Federal Reserve serta memperbarui proyeksi ekonomi hari ini.

Dolar AS telah rebound setelah laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Jumat meningkatkan prospek inflasi yang tetap kaku sementara pertumbuhan tetap kuat, membuat bank sentral AS cenderung tidak menurunkan suku bunganya dalam beberapa bulan mendatang.

Investor akan memiliki kesempatan untuk menilai situasi inflasi ketika angka Indeks Harga Konsumen AS dirilis pada pukul 12.30 GMT (19.30 WIB), hanya beberapa jam sebelum The Fed mengakhiri pertemuan kebijakan dua harinya.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi utama akan meningkat 0,1% di bulan Mei, lebih lambat dibandingkan kenaikan 0,3% di bulan sebelumnya. Inflasi inti diperkirakan meningkat 0,3% di bulan Mei dari bulan April.

The Fed secara luas terlihat akan mempertahankan suku bunga pada 5,25%-5,5%, menempatkan fokus pada proyeksi ekonomi terbaru para pengambil kebijakan yang dikenal sebagai “dot plot” dan konferensi pers Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk mengenai waktu dan kecepatan pemotongan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap beberapa mata uang utama lainnya, stabil di 105,26, setelah menyentuh level terkuat sejak 14 Mei di 105,46 pada hari Selasa.

Euro sedikit berubah pada $1,0743 setelah penurunan baru-baru ini membawa mata uang tunggal tersebut ke level terendah hampir enam minggu di $1,07195 pada hari Selasa.

Mata uang berada di bawah tekanan setelah partai-partai sayap kanan memperoleh dukungan dalam pemilihan Parlemen Eropa, mendorong Presiden Perancis Emmanuel Macron menyerukan pemilihan dijeda, yang akan diadakan dalam dua putaran pada tanggal 30 Juni dan 7 Juli.

Sterling sedikit menguat pada $1,27485 meskipun perekonomian Inggris tidak menunjukkan pertumbuhan pada bulan April yang merupakan pukulan bagi Perdana Menteri Rishi Sunak sebelum pemilihan umum bulan Juli.

Bank of Japan juga mengadakan pertemuan minggu ini, di mana Bank Sentral Jepang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil dan mempertimbangkan apakah akan menawarkan panduan yang lebih jelas tentang bagaimana bank tersebut berencana mengurangi neraca keuangannya yang sangat besar.

Yen tertahan di 157,27 per dolar, turun dari level tertinggi satu minggu di 157,40 yang dicapai pada hari sebelumnya.

Penurunan yen ke level terendah dalam 34 tahun di 160,245 per dolar pada akhir April memicu beberapa putaran intervensi resmi Jepang senilai 9,79 triliun yen ($62,26 miliar). (Arl)

Sumber : Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.