Harga Minyak Naik Seiring Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah

Harga minyak terpuruk pada hari Senin (29/1) setelah serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan AS di Yordania menambah kekhawatiran atas gangguan pasokan di Timur Tengah ketika pemberontak Houthi meningkatkan serangan mereka terhadap kapal-kapal di Laut Merah, menghantam sebuah kapal tanker bahan bakar yang dioperasikan Trafigura.

Risiko meluasnya konflik di Timur Tengah terjadi pada saat yang sama ketika ekspor produk olahan Rusia akan menurun, dengan kilang-kilang minyak dan terminal minyak utama sedang dalam perbaikan menyusul serangan pesawat tak berawak oleh Ukraina.

Minyak mentah berjangka Brent naik 26 sen, atau 0,3%, menjadi $83,81 per barel pada pukul 07.40 GMT setelah mencapai tertinggi sesi di $84,80. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 23 sen, atau 0,3%, menjadi $78,24 per barel setelah mencapai level tertinggi intraday sebesar $79,29 di awal sesi.

Serangan terhadap pasukan AS melalui serangan pesawat tak berawak di Yordania menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah yang kaya minyak.

“Kami percaya kematian tiga anggota militer AS hari ini di Yordania menandai titik perubahan kritis dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan meningkatkan kekhawatiran keterlibatan AS yang lebih besar dalam perang tersebut,” kata analis RBC Capital Helima Croft dalam sebuah catatan. , menambahkan bahwa konflik yang lebih langsung dengan Iran menambah kemungkinan gangguan pasokan energi regional.(mrv)

Sumber : Investing.com

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.