Ekuitas Jepang turun untuk hari ketiga karena rendahnya imbal hasil obligasi pemerintah yang menyeret bank-bank terpuruk di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melakukan pengetatan kebijakan.
Indeks Topix turun 0,5% menjadi 2,364.50 pada penutupan pasar di Tokyo. Indeks Nikkei turun 0,3% menjadi 33.321,22.
Mitsubishi UFJ Financial Group berkontribusi paling besar terhadap penurunan Topix, yaitu turun 2,8%. Dari 2.154 saham dalam indeks tersebut, 736 saham menguat dan 1.334 saham melemah, sedangkan 84 saham stagnan.
Imbal hasil acuan Jepang bertenor 10 tahun turun 7 1/2 basis poin menjadi 0,675%, menyusul penurunan imbal hasil AS. Yen mencapai level terkuatnya dalam lebih dari dua bulan terhadap dolar.
“Yen akan terus terapresiasi, karena BOJ kemungkinan akan merevisi kebijakannya dan menurunkan suku bunga di AS,” kata Hideyuki Suzuki, manajer umum SBI Securities. “Saham akan dijual.” (Tgh)
Sumber: Bloomberg
