Indeks saham berjangka AS menguat pada hari Rabu (15/11).
Kontrak berjangka yang terkait dengan S&P 500 naik 0,21%. Dow Jones Industrial Average berjangka menambahkan 55 poin atau 0,16%, sementara Indeks Nasdaq 100 berjangka juga menguat 0,26%.
Pada Selasa malam, Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan rancangan undang-undang untuk mencegah penutupan pemerintah. Keputusan tersebut akan diajukan ke Senat untuk dilakukan pemungutan suara. Jika disahkan oleh anggota parlemen, undang-undang tersebut akan diserahkan kepada Presiden Joe Biden. Tanpa RUU pendanaan, pemerintah federal dijadwalkan tutup pada pukul 23:59. ET pada hari Jumat.
Selama sesi reguler, S&P 500 naik 1,9%, sedangkan Indeks Nasdaq Composite melonjak sekitar 2,4%. Ini adalah hari terbaiknya sejak bulan April untuk kedua indeks. 30 saham Dow bertambah hampir 490 poin, atau 1,4%.
Kenaikan ini terjadi setelah indeks harga konsumen pada bulan Oktober, yang merupakan metrik inflasi utama, lebih rendah dari kenaikan 0,1% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. Sebaliknya, CPI tetap datar setiap bulannya. Para investor merayakan berita tersebut, membuat saham-saham melonjak karena adanya harapan bahwa Federal Reserve pada akhirnya dapat mengakhiri kampanye kenaikan suku bunganya. (knc)
Sumber : CNBC
