Indeks Berjangka AS Naik Seiring Para Investor Menantikan Data Inflasi Konsumen Baru

Indeks saham berjangka AS naik pada Kamis pagi seiring para investor menantikan data inflasi konsumen baru untuk mendapatkan petunjuk lebih luas mengenai perekonomian.

Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average bertambah 83 poin, atau 0,24%. S&P 500 berjangka dan Indeks Nasdaq 100 berjangka keduanya naik tipis 0,3%.

Rata-rata indeks utama menutup perdagangan utama hari Rabu dengan sedikit kenaikan, menandai sesi kenaikan keempat berturut-turut. Dow naik 0,2%, sedangkan S&P 500 bertambah 0,4%. Indeks Nasdaq Composite yang padat teknologi naik 0,7%, ditutup di atas rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kalinya sejak September.

Laporan harga konsumen untuk bulan September akan dirilis Kamis pagi. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan sebesar 0,3% dari bulan ke bulan, dan kenaikan sebesar 3,6% dari tahun sebelumnya. Investor percaya bahwa kekuatan inflasi yang ditunjukkan dalam laporan tersebut akan memainkan peran penting dalam menentukan apakah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga pada pertemuan dua harinya yang dimulai pada 31 Oktober.

Data tersebut muncul menyusul indeks harga produsen yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan September. (knc)

Sumber : CNBC

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.