Dolar AS sedikit tergelincir di awal perdagangan Eropa pada Rabu (23/8), yang kembali turun dari level tertinggi dua bulan menjelang beberapa isyarat terkait kebijakan moneter dari Simposium Jackson Hole pekan ini.
Pada pukul 03:05 waktu timur AS (07:05 GMT), Indeks Dolar, yang mengikuti greenback terhadap sekumpulan enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,1% lebih rendah di 103,402 tetapi tetap tidak jauh dari tertinggi dua bulan di 103,71 yang terlihat kemarin
Dolar telah sedikit lebih rendah pada ini karena imbal hasil Treasury 10-tahun telah mundur dari puncak Selasa di 4,366%, level tertinggi 16 tahun, untuk diperdagangkan sekitar 4,3%.
Imbal hasil melonjak karena sejumlah faktor, tetapi yang utama di antaranya adalah ekspektasi suku bunga Fed yang lebih tinggi lebih lama di tengah ekonomi yang tangguh.
Pasangan EUR/USD naik 0,1% menjadi 1,0855 dan pasangan GBP/USD naik 0,1% menjadi 1,2748 menjelang rilis flash PMI Agustus untuk manufaktur dan jasa untuk Inggris dan kawasan euro secara keseluruhan.
PMI zona euro dan Inggris telah meluncur dalam beberapa bulan terakhir, di tengah stagnasi di sektor jasa ditambah dengan kontraksi dalam aktivitas manufaktur.
Pasangan USD/JPY turun 0,2% menjadi 145,66, setelah pembacaan PMI Jepang menunjukkan ketahanan dalam aktivitas manufaktur lokal hingga bulan Agustus.
Konon, pasangan ini tetap tidak jauh dari tertinggi sembilan bulan di 146,565 yang terlihat pekan lalu, karena para pedagang mengamati tanda-tanda intervensi mengingat otoritas Jepang mulai membeli yen akhir tahun lalu ketika dolar menembus di atas ? 145.
Di tempat lain, pasangan USD/CNY turun 0,1% menjadi 7,2843, dengan yuan didukung oleh titik tengah harian yang jauh lebih kuat dari perkiraan dari PBOC, dan pasangan AUD/USD naik 0,1% menjadi 0,6428, setelah rilis data PMI Australia.(yds)
Sumber: Investing.com
