Indeks Berjangka Turun Tipis Pasca S&P 500 Catat Tertinggi Baru di 2023

Indeks saham berjangka AS turun dalam perdagangan semalam pada hari Minggu setelah S&P 500 menyentuh level tertinggi baru pada tahun 2023 menyusul kenaikan beruntun lima pekan.

Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 keduanya turun 0,02% dan 0,17%. Nasdaq 100 berjangka turun tipis 0,37%.

Saham Alaska Airlines turun lebih dari 1% dalam perdagangan semalam setelah berita bahwa perusahaan tersebut setuju untuk mengakuisisi saingannya Hawaiian Airlines dalam kesepakatan senilai $1,9 miliar. Langkah ini menandai upaya kedua maskapai untuk melakukan ekspansi di sepanjang Pantai Barat.

Indeks ekuitas berkapitalisasi besar melonjak ke level tertinggi sejak Maret 2022 pada hari Jumatnya, membawa kenaikan tahun ke tahun hampir 20%. Indeks Blue-chip Dow juga telah menguat selama lima pekan beruntun dan naik 9,4% untuk tahun ini. Nasdaq Composite yang sarat teknologi telah melonjak 37% pada tahun 2023.

Kenaikan terbaru terjadi ketika investor semakin bertaruh bahwa Federal Reserve akan tetap pada pertemuan kebijakannya bulan ini dan mulai menurunkan suku bunganya tahun depan. Pasar menutup mata terhadap upaya Ketua Fed Jerome Powell untuk meredam ekspektasi penurunan suku bunga, dengan mengatakan bahwa hal tersebut “prematur” untuk mengantisipasi pelonggaran kebijakan.

Beberapa investor melihat reli ini tidak berkelanjutan.(yds)

Sumber: CNBC

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.