Euro Berada di Level Tertinggi Sejak 2008 Terhadap Yen

Mata uang yen menyentuh level terendah baru dalam beberapa tahun terhadap dolar dan euro pada hari Selasa (23/4), sehingga membuat investor semakin waspada terhadap intervensi menjelang pertemuan Bank of Japan (BoJ) pekan ini, sementara pernyataan pembuat kebijakan yang dovish membuat sterling berada pada level terlemahnya dalam beberapa bulan terakhir.

Euro, yang naik secara luas pasca rilis data aktivitas bisnis di Perancis dan Jerman lebih kuat dari perkiraan, yang menyentuh 165,62 yen, level tertinggi sejak 2008.

Dolar naik menjadi 154,87 yen, yang juga tertinggi sejak tahun 1990, mendekati 155, tingkat yang dianggap oleh banyak peserta sebagai pemicu baru intervensi oleh otoritas Jepang.

Sementara Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pertemuan pekan lalu dengan rekan-rekannya dari AS dan Korea Selatan telah meletakkan dasar bagi Tokyo untuk mengambil tindakan terhadap pergerakan yen yang berlebihan, yang merupakan peringatan terkuat hingga saat ini mengenai kemungkinan intervensi.

Namun, ada keraguan apakah Tokyo akan mengambil tindakan menjelang pertemuan kebijakan dua hari BOJ yang dimulai pada hari Kamis.

Bank sentral Jepang diperkirakan memproyeksikan inflasi akan tetap berada di sekitar target 2% untuk tiga tahun ke depan dalam perkiraan baru yang akan dirilis pada hari Jumat, menandakan kesiapannya untuk menaikkan suku bunga lagi secara hati-hati tahun ini dari level yang mendekati nol saat ini.

Euro menguat terhadap lebih dari sekedar yen, naik 0,2% terhadap dolar menjadi $1,06753, setelah stabil setelah kerugian di awal bulan.

Pasca data PMI Jerman mata uang umum tersebut naik 0,16% terhadap pound menjadi 86,39 pence, setelah sempat menyamai level tertinggi empat bulan hari sebelumnya di 86,43 pence.

Komentar dari para pembuat kebijakan Bank of England bahwa mereka melihat inflasi melambat kembali ke target 2%, dan kemungkinan besar akan tetap berada di sana, telah membuat investor menjadi lebih yakin bahwa penurunan suku bunga Bank of England akan dilakukan pada musim panas.

Pada awal tahun ini, sterling mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa Bank of England akan menurunkan suku bunga lebih lambat dibandingkan Bank Sentral Eropa, yang pasar saat ini memperkirakan akan terjadi penurunan suku bunga pada bulan Juni.

Pound turun ke level terendah lima bulan terhadap dolar di $1,2299 pada hari Senin, meskipun terakhir sedikit lebih tinggi di $1,2360.(yds)

Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.