Emas Naik seiring Penurunan Inflasi AS di Januari, Membuat Dolar Melemah

Harga emas naik pada Kamis pagi (29/2) karena ukuran inflasi utama AS menunjukkan kenaikan harga melambat pada bulan lalu, mendorong dolar melemah di tengah harapan suku bunga AS akan segera diturunkan.

Emas untuk penyerahan April terakhir terlihat naik US$13,00 menjadi US$2.055,70 per ounce.

Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, naik 2,4% secara tahunan di bulan Januari, turun dari 2,6% di bulan Desember dan sejalan dengan ekspektasi menurut Marketwatch. PCE Inti naik 2,8% secara tahunan, turun dari 2,9% pada bulan sebelumnya dan juga sesuai dengan perkiraan konsensus.

Hasil ini kemungkinan akan memacu ekspektasi penurunan suku bunga karena inflasi mendekati target The Fed sebesar 2%, meskipun pejabat bank sentral telah mengindikasikan bahwa mereka ingin melihat penurunan inflasi lebih lanjut sebelum menurunkan suku bunga.

Dolar melemah setelah rilis data tersebut, membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli internasional. Indeks dolar ICE terakhir terlihat turun 0,15

Imbal hasil Treasury juga melemah di tengah harapan penurunan suku bunga akan segera terjadi. Surat utang AS bertenor dua tahun terakhir terlihat membayar 4,646%, turun 0,5 basis poin, sedangkan imbal hasil obligasi 10 tahun turun 0,7 basis poin menjadi 4,259%. (Arl)

Sumber : MT Newswires

Related News

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.